Rupiah Rp14.674 per dolar AS, Terlemah dalam Tiga Tahun

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.674 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan di pasar spot sore ini. Posisi tersebut melemah 48 poin atau 0,32 persen dari penutupan kemarin, atau berada di posisi terlemah sejak tiga tahun terakhir.

Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp14.643 per dolar AS atau melemah dari posisi kemarin Rp14.614 per dolar AS.

Bersama rupiah, seluruh mata uang Asia juga berada di zona merah. Rupee India melemah 0,51 persen, baht Thailand minus 0,38 persen, renmimbi China minus 0,32 persen, dan peso Filipina minus 0,3 persen.


Kemudian, ringgit Malaysia minus 0,21 persen, dolar Singapura minus 0,16 persen, won Korea Selatan minus 0,05 persen, dan yen Jepang minus 0,01 persen.

Begitu pula dengan mata uang utama negara maju ikut tertahan di zona merah. Dolar Australia melemah 0,37 persen, euro Eropa minus 0,2 persen, rubel Rusia minus 0,12 persen, dan franc Swiss minus 0,02 persen. Hanya poundsterling Inggris yang menguat 0,1 persen dari dolar AS.

Analis Monex Investindo Dini Nurhadi Yasyi mengatakan rupiah melanjutkan pelemahan karena pasar kembali terpapar sentimen perang dagang antara AS dengan Meksiko, Kanada, dan China.


"Sampai saat ini belum ada keputusan terbaru mengenai pemberlakukan tarif impor baru China yang rencananya diberlakukan pada 5 September mendatang. Begitu pula dengan perjanjian NAFTA, belum ada outlooknya," katanya kepada CNNIndonesia.com, Rabu (29/8).

Walhasil, rupiah dan kebanyakan mata uang justru melemah dari dolar AS. Investor, katanya, jadi kembali berhati-hati dan menanti risiko yang lebih besar dari perang dagang.

Selain itu, pasar juga tengah mengantisipasi hasil rilis pertumbuhan ekonomi Negeri Paman Sam. Meski, ekspektasi pasar memperkirakan ekonomi AS akan melambat dari 4,1 persen menjadi 4,0 persen.


"Tapi mengingat The Fed mash optimis dengan solidnya perekonomian AS, sehingga ada kemungkinan pertumbuhan ekonomi AS bisa bertahan di angka sebelumnya," pungkasnya.

Let's block ads! (Why?)

Belum ada Komentar untuk "Rupiah Rp14.674 per dolar AS, Terlemah dalam Tiga Tahun"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel